Pengenalan Hak Paten

Definisi Hak Paten

Paten adalah hak khusus yang diberikan Negara kepada penemu atas hasil penemuannya di bidang teknologi, untuk lama waktu tertentu melaksanakan sendiri penemuannya tersebut atau memberikan persetujuannya kepada orang lain untuk melaksanakannya (Pasal 1 ayat 1 UU tentang Paten). Mengenai waktu masa berlaku perlindungan paten adalah 20 tahun untuk paten, dan 10 tahun untuk paten sederhana.

Dalam hal ini, yang dimaksud dengan penemu (inventor) adalah seseeorang yang secara sendiri atau beberapa orang yang secara bersama-sama melaksanakan ide yang dituangkan ke dalam kegiatan yang menghasilkan invensi (temuan). Sedangkan pengertian dari pemegang paten adalah penemu atau inventor sebagai pemilik paten atau pihak yang menerima hak tersebut dari pemilik paten atau pihak lain yang menerima lebih lanjut hak tersebut, yang terdaftar dalam Daftar Umum Paten.

Adapun penemuan (invensi) adalah segala sesuatu yang bersumber dari penelitian baik secara penuh ataupun sederhana yang dapat memudahkan kehidupan manusia. Sedangkan ada beberapa invensi yang tidak dapat diberi paten, yaitu:

  1. Proses atau produk yang pengumuman dan penggunaan atau pelaksanaannya bertentangan dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku, moralitas agama, ketertiban umum atau kesusilaan. Contoh : Teknologi Pengolahan Narkoba
  2. Metode pemeriksaan, perawatan, pengobatan dan/atau pembedahan yang diterapkan terhadap manusia dan/atau hewan.
  3. Teori dan metode di bidang ilmu pengetahuan dan matematika.
  4. Semua mahluk hidup, kecuali jasad renik. Proses biologis yang esensial untuk memproduksi tanaman atau hewan, kecuali proses mikrobiologis